Bahaya Makan Telur Setengah Matang

telur 0.5 matang.jpg, Aug 2021
image by: freepik.com

Siap yang tidak suka dengan TELUR SETENGAH MATANG??!!
Bagi sebagaian oarnag telur setengah matang adalah makanan yang LEZAT dan NIKMAT.
Bahkan ada yang lebih suka dengan kuning telur yang masih setangah cair.
Cairan yang meleleh kemudian dimasukan ke mulut memmiliki sensasi yang luar biasa LEZAT 
bagi para pecinta telur setengah matang.

Tapi siapa sangka, di balik kenikmatan rasa kuning telur yang meleleh dimulut terdapat BAHAYA YANG MENGANCAM.
Berdasarkan sumber health.detik.com, telur yang diolah setengah matang mesih memungkinkan bakteri hidup di dalamnya
yaitu bakteri salmonella (salmonella typhi)). Sudah tidak asing lagi dengan bakteri yang satu ini.
Beberapa orang yang rentan terserang infeksi oleh bakteri ini adalah:
1. Ibu hamil
2. Lansia
3. Balita dan Anak-anak
4. Orang yang sistem imunnya lemah

Dampak yang diakibatkan infeksi bakteri salmonela mengalami gejela-gejala seperti berikut:
1. Diare
2. Mual dan Muntah
3. Demam dan menggigil
4. Keram perut
5. Sakit Kepala
6. Terdapat darah dalam tinja (untuk kasus yang parah/akut).

Selain mengandung bakteri berbahaya (salmonella), penyerapan protein oleh tubuh kita juga berkurang.
Hanya mampu menyerap 50% protein. Jika dibandingkan dengan telur yang dimasak dengan matang,
tubuh mampu menyerap protein hingga 90%.

Beberapa upaya pencegahan terhadap bakteri salmonella, sebagai berikut:

1. Mencuci bersih dengan air mengalir bahan-bahan makanan dan alat-alat makan;
2. Memasak makanan dan air untuk minum sampai benar-benar matang; dan
3. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir segera setelah kontak dengan hewan-hewan, lingkungan, atau kontak dengan pengidap.
4. Segera konsumsi makanan yang mengandung telur. Jika tidak segera dikonsumsi, sebaiknya makanan tersebut disimpan di lemari pendingin. 
5. Hindari menyimpan telur atau makanan yang mengandung telur dalam suhu ruangan selama lebih dari 2 jam, atau 1 jam jika suhu ruangan mencapai 32 derajat Celcius atau lebih.
6. Goreng telur secara merata pada kedua sisi.
7. Rebus telur minimal hingga 7 menit dalam air mendidih.
8. Masa aman dan terbaik telur untuk dikonsumsi adalah maksimal 28 hari dari waktu bertelur. Oleh karenanya, penting untuk menyimpan telur dalam lemari pendingin. Jika tidak dalam kulkas, sebaiknya pastikan suhu tempat penyimpanan telur di bawah 5 derajat Celcius.
   Tempatkan telur terpisah dari makanan lain di dalam lemari pendingin.
9. Hindari membeli dan mengolah telur yang kulitnya sudah retak.
10. Setelah merebus telur, hindari menyimpannya di lemari pendingin lebih dari tiga hari.

salmon.jpg, Aug 2021